Bikin Game Pakai Prompt AI? Unity Rencanakan Revolusi Pembuatan Game Kasual

CEO Unity, Matthew Bromberg, mengumumkan bahwa fokus utama perusahaan di tahun 2026 adalah AI-driven authoring. Unity berencana merilis alat yang memungkinkan pengembang untuk membuat "casual games" lengkap hanya melalui perintah teks (prompting). Teknologi ini dijadwalkan akan dipamerkan lebih mendalam pada GDC (Game Developers Conference) bulan depan.
Inovasi ini berpotensi mendemokratisasi pembuatan video game secara masif. Pengguna tanpa latar belakang pemrograman yang kuat kini dapat mewujudkan konsep game sederhana dalam waktu singkat. Namun, teknologi ini juga memicu perdebatan mengenai masa depan peran desainer game dan programmer tradisional, serta bagaimana AI akan mengubah lanskap ekonomi di industri kreatif.
Fitur ini trending karena visi Unity yang sangat ambisius untuk tahun 2026. Di tengah skeptisisme para pengembang terhadap AI generatif, janji Unity untuk mampu menghasilkan game fungsional hanya dari teks dianggap sebagai lompatan teknis yang sangat besar sekaligus kontroversial dalam komunitas pengembang global.