Back to Blog

Fenomena Vibe Coding di Spotify: Saat Insinyur Tak Lagi Menulis Kode, Tapi Mengawasi AI

2/16/2026
Fenomena Vibe Coding di Spotify: Saat Insinyur Tak Lagi Menulis Kode, Tapi Mengawasi AI

Gustav Söderström, CEO Spotify, mengungkapkan fakta mengejutkan dalam panggilan pendapatan kuartal keempat. Ia menyatakan bahwa banyak insinyur paling senior di Spotify tidak lagi menulis satu baris kode pun sejak akhir tahun lalu. Sebaliknya, mereka sepenuhnya beralih ke peran supervisi dan "mengarahkan" AI untuk menghasilkan kode pemrograman.

Tren ini dikenal sebagai "Vibe Coding," yang baru-baru ini dinobatkan sebagai kata tahun ini oleh Collins Dictionary. Di Spotify, AI tidak hanya membantu proses coding, tetapi sudah mengambil alih tugas-tugas teknis mendasar, memungkinkan pengembang manusia untuk fokus pada arsitektur tingkat tinggi dan strategi produk.

Meskipun efisiensi meningkat drastis, fenomena ini menimbulkan perdebatan mengenai masa depan pekerjaan perangkat lunak. Ada kekhawatiran bahwa keterampilan teknis mendalam mungkin akan memudar jika pengembang terlalu bergantung pada alat otomatis. Namun, Spotify melihat ini sebagai evolusi positif yang mempercepat inovasi.

Söderström menekankan bahwa peran manusia kini lebih bergeser menjadi "kurator" dan "pemeriksa kualitas." Dengan AI yang mampu menangani sintaksis dan debugging yang membosankan, tim pengembang dapat bekerja lebih cepat and fokus pada pengalaman pengguna yang lebih baik di platform streaming musik tersebut.

Thanks for reading!