Sengketa Netflix vs ByteDance: Isu Hak Cipta AI Seedance

Dunia hiburan hari ini diguncang oleh peringatan keras dari Netflix kepada ByteDance (induk perusahaan TikTok) untuk menghentikan penggunaan alat AI bernama "Seedance". Netflix menuduh Seedance telah melakukan pencurian kekayaan intelektual secara masif dengan menghasilkan karya derivatif tanpa izin, yang memicu sengketa hukum besar di industri konten digital.
Alat AI 'Seedance' ini diduga mampu melakukan 'scraping' dan pengenalan pola mendalam dari konten streaming Netflix untuk kemudian menciptakan video pendek yang sangat mirip dalam gaya dan narasi. Hal ini dianggap oleh Netflix sebagai bentuk pembajakan modern yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk mengeksploitasi aset kreatif mereka.
Dampak dari kasus ini akan menjadi preseden hukum yang sangat penting bagi regulasi hak cipta AI di masa depan. Jika ByteDance terbukti bersalah, ini bisa memaksa perusahaan teknologi untuk melakukan audit ketat terhadap sumber data yang digunakan untuk melatih model AI mereka. Sebaliknya, jika ByteDance menang, batasan antara 'inspirasi AI' dan 'pencurian konten' akan semakin kabur.