Sengketa Hak Cipta AI: Seedance 2.0 (ByteDance) vs Disney & Paramount

Raksasa hiburan Disney dan Paramount secara resmi melayangkan tuntutan terhadap model video AI terbaru milik ByteDance, Seedance 2.0. Model ini diketahui mampu menghasilkan video yang mereproduksi karakter ikonik seperti Spider-Man dan Darth Vader dengan akurasi yang sangat tinggi tanpa izin. Disney menuduh ByteDance melakukan "pembajakan karakter" melalui distribusi karya turunan yang tidak sah.
Kasus ini menjadi preseden hukum krusial bagi masa depan AI generatif video. Jika tuntutan Disney berhasil, hal ini akan memaksa perusahaan teknologi untuk melakukan pembersihan data pelatihan mereka secara besar-besaran dan memperketat filter hak cipta pada model AI mereka. Ini juga akan mempercepat pengembangan teknologi label digital untuk membedakan antara konten buatan manusia dan AI.
Berita ini menjadi perbincangan hangat karena melibatkan dua kekuatan besar di bidangnya masing-masing. Kecanggihan Seedance 2.0 dalam meniru kekayaan intelektual (IP) milik Disney menunjukkan betapa pesatnya kemajuan AI video, namun di sisi lain, hal ini menonjolkan konflik tajam antara inovasi teknologi dan perlindungan hak kekayaan intelektual tradisional yang belum terselesaikan di tahun 2026.