Back to Blog

Peter Steinberger (Kreator OpenClaw) bergabung dengan OpenAI

2/18/2026
Peter Steinberger (Kreator OpenClaw) bergabung dengan OpenAI

Peter Steinberger, pengembang ternama asal Austria yang berada di balik kesuksesan perangkat lunak asisten pribadi berbasis AI, OpenClaw, secara resmi mengumumkan kepindahannya ke OpenAI. Langkah strategis ini menghebohkan komunitas pengembang global karena OpenClaw selama ini dikenal sebagai proyek sumber terbuka (open-source) yang paling progresif dalam membangun agen AI otonom. Steinberger bergabung dengan tim riset OpenAI untuk fokus pada pengembangan agen cerdas masa depan.

OpenClaw sendiri telah menjadi sorotan karena kemampuannya yang luar biasa dalam menjalankan tugas-tugas kompleks secara mandiri tanpa campur tangan manusia. Melalui platform ini, pengguna dapat membuat agen AI yang mampu mengelola kalender pribadi, memesan tiket perjalanan, hingga berinteraksi di dalam jejaring sosial khusus AI seperti Moltbook. Teknologi ini dipandang sebagai loncatan besar dari sekadar chatbot menjadi asisten yang benar-benar bisa bertindak atas nama pengguna.

Dalam pernyataan resminya, Steinberger menjelaskan bahwa misinya di OpenAI adalah untuk memastikan bahwa agen AI yang kuat dapat diakses oleh semua orang dengan standar keamanan yang lebih tinggi. Ia menekankan bahwa untuk mendorong visi agen otonom ke skala global, dibutuhkan akses terhadap model bahasa besar (Large Language Model) dan sumber daya riset terbaru yang saat ini dimiliki oleh OpenAI. Keputusan ini diambil untuk mempercepat evolusi AI yang lebih aman dan terintegrasi secara masif.

Terkait keberlanjutan proyek OpenClaw, Steinberger memastikan bahwa platform tersebut tidak akan hilang atau berubah menjadi produk tertutup. OpenClaw akan bertransformasi menjadi sebuah yayasan (foundation) independen agar tetap dapat berkembang sebagai proyek sumber terbuka yang bebas bagi komunitas. Langkah ini dilakukan untuk menjaga semangat kolaborasi para pengembang yang telah membangun ekosistem OpenClaw sejak awal pengembangannya di masa lalu.

CEO OpenAI, Sam Altman, menyambut hangat bergabungnya Steinberger dan menyatakan bahwa teknologi agen AI akan segera menjadi inti dari seluruh layanan OpenAI. Hal ini sejalan dengan peluncuran platform "Frontier" milik OpenAI yang ditujukan untuk membantu perusahaan dalam mengelola agen AI dengan kemampuan setara manusia. Dengan integrasi keahlian Steinberger, OpenAI berambisi menciptakan asisten personal yang lebih proaktif dan mampu belajar dari umpan balik langsung pengguna.

Thanks for reading!