Back to Blog

IBM Lipat Gandakan Perekrutan Entry-Level Setelah Temukan Batasan Adopsi AI

2/15/2026
IBM Lipat Gandakan Perekrutan Entry-Level Setelah Temukan Batasan Adopsi AI

IBM dilaporkan melipatgandakan perekrutan level entri untuk Gen Z setelah menemukan adanya batasan dalam adopsi AI secara penuh. Meskipun AI telah meningkatkan produktivitas di banyak area, perusahaan menyadari bahwa elemen manusia, kreativitas, dan pengawasan langsung tetap tidak tergantikan untuk menjaga kualitas dan inovasi jangka panjang. Strategi ini menandai pergeseran dari euforia otomatisasi menuju kolaborasi manusia-AI yang lebih seimbang.

Pimpinan eksekutif IBM menyatakan bahwa meskipun AI generatif sangat efisien dalam memproses data, ia masih sering melakukan kesalahan dalam pengambilan keputusan etis dan pemahaman konteks sosial yang mendalam. Oleh karena itu, IBM membutuhkan talenta muda yang segar dan memiliki literasi digital tinggi untuk menjadi pengawas dan mitra bagi sistem AI yang mereka kembangkan. Hal ini memberikan harapan baru bagi para lulusan baru di tengah ketakutan akan hilangnya pekerjaan akibat AI.

Langkah IBM ini juga mencakup program pelatihan intensif bagi karyawan baru agar mereka bisa menggunakan AI sebagai alat penunjang, bukan sekadar pengganti. Perusahaan berinvestasi besar dalam membangun budaya kerja di mana intuisi manusia digunakan untuk menyempurnakan hasil yang dihasilkan oleh mesin. Analis pasar melihat ini sebagai langkah cerdas untuk memastikan keberlanjutan bisnis di era yang semakin kompetitif.

Selain rekrutmen, IBM juga mulai memperketat standar kualitas hasil kerja yang dibantu AI. Mereka menemukan bahwa ketergantungan berlebih pada mesin tanpa pengawasan manusia dapat menyebabkan "kebosanan kreatif" dan standarisasi yang berlebihan. Dengan melibatkan lebih banyak talenta Gen Z, IBM berharap dapat terus menghadirkan perspektif yang unik dan inovatif dalam setiap solusi teknologi yang mereka tawarkan kepada klien global.

Thanks for reading!